transparan-news.com, Padang Pariaman – Sebelas hari pelarian Indra Septiarman (26) tersangka pembunuh Nia Kurnia Sari ditangkap salah satu atap rumah warga di Padang Kabau Kayu Tanam Padang Pariaman pada Kamis (19/9) sore.
Mendengar tersangka ditangkap, ribuan warga berduyun-duyun datang ke Mapolres Padang Pariaman.
Massa yang datang bersorak-sorai dan berteriak bahwa mereka ingin melihat tersangka pembunuhan tersebut. Massa yang datang terlihat sangat geram dan ingin menghabisi tersangka.
Salah satu warga bernama Eki Hakim mengatakan bahwa warga sudah tidak sabar karena selama ini tidak ada kasus pembunuhan seperti itu di daerah Kayu Tanam.
“Dia itu telah mencoreng nagari kami dengan perbuatannya. Jadi dia itu sangat bejat dan harus dimusnahkan dari muka bumi ini. Dia harus mati,” ungkap Eki.
Senada dengan itu, Ricky Afrinaldo mengatakan bahwa sebelum pelaku diperlihatkan kepada warga mereka enggan untuk membubarkan diri.
“Sebagai warga dan anak kemenangan kami yang jadi korban kebiadaban pelaku maka kami ingin melihat untuk terakhir kalinya tampang dia. Kami tidak akan balik sebelum polisi memperlihatkan pelaku,” ujar Ricky geram.
Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir memerintahkan anggotanya menutup pagar agar massa tidak menyerang pelaku yang saat ini tengah dalam penyelidikan.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.
Nia ditemukan tewas terkubur dalam kondisi tangan terikat dan tanpa busana pada Minggu petang. Remaja perempuan yang sehari-hari menjual gorengan keliling kampung itu diduga menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan.